/ May 9, 2018/ BERITA

Pengarusutamaan Gender sekarang ini telah menjadi salah satu sasaran pembangunan pemerintah. Hal ini didukung oleh instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan  Gender dalam Pembangunan Nasional yang mengamanatkan bagi semua Kementerian Negara dan Lembaga Pemerintah, baik tingkat Pusat maupun Daerah untuk mengintegrasikan gender pada saat menyusun kebijakan, program dan kegiatan masing-masing bidang pembangunan.

Target yang ingin dicapai salah satunya adalah untuk menghilangkan ketimpangan gender di semua jenjang pendidikan. Sehubungan dengan instruksi Presiden tersebut, maka IAIN Ponorogo mengadakan Sosialisasi Dan Workshop Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dan Anggaran Responsif Gender (ARG) selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu 8-9 Mei 2018 di Hotel Amaris Ponorogo. Kegiatan ini dihadari kurang lebih 66 peserta yang terdiri dari civitas akademika IAIN Ponorogo.

Pengarusutamaan gender ditujukan untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam pembangunan, yaitu pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh penduduk Indonesia baik laki-laki maupun perempuan. Kesetaraan gender dapat dicapai dengan mengurangi kesenjangan antara penduduk laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan proses pembangunan, serta mendapatkan manfaat dari kebijakan dan program pembangunan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya sarana dan prasarana yang berbasis gender (misal: ruang laktasi, daycare, smoking area, dll.) di satker Pendidikan Islam baik pusat maupun daerah serta terwujudnya perencanaan dan penganggaran Program Pendidikan Islam yang berkualitas dan berkeadilan. admin