ASESMEN PEMETAAN KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRASI IAIN PONOROGO

ASESMEN PEMETAAN KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRASI IAIN PONOROGO

Sebuah uji kompetensi mutlak dilakukan, guna terus meningkatkan kinerja sebuah instansi. Hal tersebutlah yang menjadi tujuan asesmen pada IAIN Ponorogo. Kegiatan penilaian ini berlangsung selama dua hari, Kamis – Jumat, 24 – 25 Oktober 2019. Bertempat di kampus II, beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran IAIN Ponorogo dilakukan penilaian oleh Biro Kepegawaian dari Kementerian Agama.

Dalam sambutanya Bapak Syahrudin, S.Ip., M.M. , selaku Kepala Bagian Asesmen dan Bina Pegawai Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, penilaian yang dilakukan meliputi beberapa aspek, yaitu kwalikasi, kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas. Lebih lanjut, beliau menjelaskan melalui asesmen ini diharapkan ASN memiliki beberapa kompetensi, yaitu kompetensi social culture, kompetensi secara teknis, dan manajemen talenta. Manajemen talenta di sini guna mencapai SDM yang unggul. “Asesmen di sini merupakan pemetaan, sebagai langkah awal untuk mendapatkan bentuk manajemen talenta. Manajemen talenta di sini guna mendapatkan SDM yang unggul.”, demikian penjelasan beliau. Mimpi di biro kepegawaian yang beliau pimpin adalah mewujudkan SDM unggul guna bisa meraih mimpi yang lebih luas yaitu PNS di Kemenag harus lebih unggul dari yang lain.

Sementara itu, Bapak Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag. selaku perwakilan pejabat IAIN Ponorogo yang dalam kesempatan ini juga membuka acara mengatakan, bahwa melalui asesmen ini diharapkan nantinya didapatkan objektifitas sebuah penilaian. Karena penilaian ini dilakukan oleh pihak independent. “dari pimpinan, asesmen kali ini diharapkan mendapatkan hasil yang maksimal. Sebagai evaluasi IAIN Ponorogo ke depannya”, kata beliau.

Asesmen atau penilaian di lingkungan IAIN Ponorogo ini berlangsung dua hari. Adapaun bentuk penilaian yang dilakukan melalui dua bentuk, yaitu LGD dan wawancara pribadi. Dalam LGD atau Leadership Group Discussion, dikumpulkan beberapa orang dalam sebuah ruangan. Kemudian mereka melakukan sebuah diskusi bersama terhadap sebuah contoh persoalan yang diberikan oleh tim asesor. Selanjutnya tim asesmen melakukan penilain terhadap jalannya diskusi tersebut. Sedangkan dalam sesi wawancara personal, setiap individu ASN diwancarai satu-persatu oleh tim asesmen.

Kesemua bentuk kegiatan tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memberikan data penilain yang objektif. Asesmen ini diharapkan bisa meningkatkan ASN di lingkungan IAIN Ponorogo.   (Humas IAIN Ponorogo)

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

 

Translate »