Menu Tutup

AKSELERASI JURNAL DI LINGKUNGAN IAIN PONOROGO MENUJU JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI

Jurnal terindeks scopus menjadi song of the day dikalangan akademisi. Terutama para dosen. Banyak dosen yang berburu dan mendambakan untuk melakukan publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Baik jurnal yang terindeks scopus maupun jurnal yang terindeks web of sciences (WOS). Terlebih, ketika publikasi pada jurnal internasional bereputasi menjadi salah satu prasyarat utama untuk mengusulkan pangkat ke Guru Besar.

Sebagai upaya untuk merintis jurnal di IAIN Ponorogo yang terindeks scopus dan WOS, Rumah Jurnal IAIN Ponorogo menyelenggarakan kegiatan akselerasi kapasitas pengelola dan mutu jurnal. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Amaris Ponorogo ini dilaksanakan pada tanggal 14 – 15 Oktober 2020. Selama dua hari ini, 37 peserta yang terdiri dari para pengelola jurnal, rektorat, dan dekanat ini sangat antusias dalam mengikuti semua sesi materi.

Narasumber pada kegiatan akselerasi ini adalah tim dari IJIMS School. IJIMS School merupakan program dari “Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies” atau lebih dikenal dengan IJIMS. Salah satu jurnal IAIN Salatiga yang bereputasi internasional karena telah terindeks Scopus. Bahkan, IJIMS saat ini mencapai puncaknya di Q1 (Kuartil Pertama) pada Schimago Journal Rank. Para pengelola jurnal dengan SJR 0,17 pada tahun 2019 ini sengaja didatangkan untuk berbagi kiat sukses membangun jurnal hingga berhasil terindeks Scopus.

Tim IJIMS School terdiri dari 5 orang pengelola. Bertindak sebagai nakhoda, Editor in Chief IJIMS, Prof. Dr. Zakiyudin, M.Ag., yang saat ini juga menjabat sebagai Rektor IAIN Salatiga. Beliau didampingi oleh Ibu Noor Malihah, Ph.D, Bapak Dr. Muh. Irfan Helmy, Bapak Faizal Risdianto, M.Hum, dan Bapak Muhammad Istiqlal. Para narasumber menyampaikan secara rinci proses pengelolaan IJIMS mulai sejak berdiri hingga berhasil menembus Scopus Q1 pada bulan Mei 2019. Selain itu, juga dikupas tentang Scopus dan WOS Criteria, Bedah Jurnal Bebasis Kriteria Scopus dan WOS, mengecek kesiapan pengajuan pada Scopus dan indeksasi pada ACI dan WOS.

Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag., Rektor IAIN Ponorogo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ke depan IAIN Ponorogo juga memiliki jurnal internasional yang terindeks Scopus. “Jurnal di IAIN Ponorogo yang saat ini sudah terakreditasi Sinta 2, harus bersiap untuk mengejar reputasi yang terindeks scopus” ungkap beliau. “Para pengelola harus banyak belajar dari kisah sukses IJMS dalam menembus Scopus” pungkasnya. (Nawari Ide)

BERITA TERKAIT

Translate »