Developing Research Library

Senin, 11 November 2019 diadakan pelatihan Developing Research Library di lantai 3 Gedung Perpustakaan IAIN Ponorogo. Acara pelatihan ini diadakan untuk dosen di lingkungan IAIN Ponorogo. Pada dasarnya acara ini guna mengembangkan perpustakaan riset. Dengan mendatangkan narasumber Bapak Faizudiin Harliansyah, MIM. Beliau merupakan Kepala Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Dalam sambutan di awal a    cara, Bapak Alwan selaku Kepala Pusat Perpustakaan IAIN Ponorogo mengatakan terimakasih yang banyak terhadap semua pihak atas terselenggarakannya acara ini.  Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan yang kali ini dibuka oleh Bapak Dr. Basuki, M.Ag selaku Wakil Rektor I IAIN Ponorogo Bidang Akademik dan Kelembagaan. Dalam sambutan pembukaannya beliau mengatakan bahwa pada saat ini sebuah riset sudah harus di-online-kan guna bisa diakses dan diambil manfaatnya oleh masyarakat secara luas. Lebih lanjut hal tersebut karena menurut beliau kita bisa mendapat ilmu bisa melalui online riset, melalu data-data secara online.

Acara ini mendatangkan Faizudiin Harliansyah, MIM. Kepala Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pemaparannya di awal acara, beliau menyampaikan bahwa sekarang diperlukan mengembangkan perpustakaan riset. Sebuah hasil riset sebaiknya ditata dan dikelola dengan baik. Khususnya pada bagian mempublikasikan sebuah hasil riset. Penataan dan pengelolaan yang baik akan memberikan Peta Komunikasi Ilmiah yang baik.

 

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

Penandatanganan Nota Kesepahaman IAIN Ponorogo dan INSURI Ponorogo

Rabu, 6 Desember 2019. Penandatanganan Nota Kesepahaman  IAIN Ponorogo dengan INSURI (Institut Sunan Giri) Ponorogo berlangsung rabu pagi itu. Bertempat di Ruang Sidang lantai 3 gedung rektorat IAIN Ponorogo, acara dihadiri oleh segenap pejabat dari kedua belah pihak. Ibu rektor IAIN Ponorogo , Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag dan rektor INSURI Ponorogo Bapak Dr. H. Marwan Shalahudin, M.Ag. beliau berdua sebagai pimpinan yang langsung menandatangani nota kesepahaman tersebut. Penandatangan nota kesepahaman ini guna semakin mempererat kerjsama yang sudah terjalin selama ini.

Acara dibuka denagn sambutan rektor IAIN Ponorogo, ibu Maryam. Beliau mengatakan bahwa kedua kampus ini berasal dari latar belakang yang sama, maka kerjasama ini semakin memperkuat talisilaturohmi selama ini. Beliau juga berharap bahwa IAIN Ponorogo dengan INSURI Ponorogo ini bisa semakin baik kersamanya. Dengan hal itu maka semoga dengan penandatangan nota kesepahaman ini bisa memperoleh manfaat dan memperoleh kemaslahannya.

Sedangkan dari pihak INSURI ponorogo, Bapak rector Dr. H. Marwan Shalahudin, M.Ag. mengatakan, IAIN Ponorogo dengan INSURI Ponorogo itu sudah seperti saudara. Beliau juga berharap dengan adanya nota kesepahaman ini nantinya kampus yang dipimpinnya akan memperoleh manfaat, semakin berkembang dengan baik. Melalui nota kesepahaman atau biasa dikenal juga dengan Memorandum of Understanding  (MoU) ini bapak Marwan berharap kerjsama yang dilaksanakan meliputi bebarapa hal. “Melalui Mou ini semoga ditingkatkan kerjasama, khususnya dalam hal akademik, peningkatan mutu dosen, dalam hal pengabdian masyarakat. Selain itu nantinya pihak Insuri bisa diajak oleh pihak IAIN dalam kegiatan FGD yang dilakukannya”. Demikian kurang lebih harapan beliau.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan draft nota kesepahaman. Kedua belah pihak yang diwakili langsung oleh kedua rektor menandatangani draft kerjasama tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama kedua rektor.

(Humas IAIN Ponorogo)

 

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

Selamat, Tiga mahasiswa Fasya IAIN Ponorogo Juara Satu LKTIN.

Semarang, 31 Oktober 2019.


Ucapan selamat layak kita sampaikan ke tiga mahasiswa ini, Rino Cahya Pratama, Lailatul Mufidah, dan Uswatul Khasanah. Ketiga mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Ponorogo ini berhasil meraih Juara 1 (satu) dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) yang diselenggarakn oleh UIN Walisongo Semarang. HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang megadakan lomba LKTIN dalam rangka memperingati Dies Natalis Hukum Ekonomi Syariah ’24 UIN Walisongo Semarang.
Lomba ini dibuka untuk seluruh mahasiswa S1 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Lomba yang mengangkat tema ‘’Menjawab tantangan Ekonomi Indonesia melalui Pengembangan Pendidikan Ekonomi Berbasis Syariah’’ dan dengan dibagi dalam lima Sub Tema yaitu :
1. Pendidikan Enterpreneurs Berbasis Syariah
2. Inovasi Media Pembelajaran Ekonomi Syariah
3. Peningkatan Kualitas Tenaga Berpendidikan di Bidang Ekonomi Islam
4. Regulasi Ekonomi terhadap Pengembangan Pendidikan Berabasis Syariah
5. Sistem E-Commers dalam Perspektif Ekonomi Syariah
Rincian lomba yang diadakan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Hukum Ekonomi Syariah dimulai dengan mengumpulkan abstrak pada tanggal 29 Juni – 27 agustus, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan Full Paper (Gelombang 1) pada tanggal 1 September – 30 September bagi peserta yang dinyatakan lolos pada saat pengumpulan abstrak, dan tanggal 1 Oktober – 15 Oktober dilanjutkan dengan pengumpulan Full Paper (Gelombang 2). Tahap akhir atau Grand Final LTKIN yang diadakan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Hukum Ekonomi Syariah pada tanggal 31 Oktober 2019.
Babak Grand Final diikuti oleh 7 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi tingkat Nasional, salah satunya dari IAIN Ponorogo yang diwakilkan oleh Rino Cahya Pratama, Lailatul Mufidah, dan Uswatul Khasanah Mahasiswa/i semester 7 Fakultas Syariah IAIN Ponorogo dengan di damping oleh Dosen pembimbing : Khairil Umami, M.S.I.
Ketiga mahasiswa/i dari Fakultas Syariah IAIN Ponorogo maju sampai ke babak Grand Final dengan membawa judul EFEKTIVITAS PP NOMOR 41 TAHUN 2011 MEMBENTUK ENTERPRENEUR MUDA SYARIAH (Studi Kasus Kumunitas Muda Enterpreneur (KOMENT) Ponorogo) dengan sub tema Regulasi Ekonomi terhadap Pengembangan Pendidikan Berbasis Syariah.
Final dari LTKIN yang diadakan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Hukum Ekonomi Syariah diambil dengan 3 juara yaitu:
1. Juara 1 dari IAIN Ponorogo
2. Juara 2 dari UIN Walisongo Semarang
3. Juara 3 dari UIN Sumatera Utara.

 

Temu Orang Tua Wali, Fasya Paparkan Visi Misi.

Kamis, 31 Oktober 2019. Bertajuk Silaturrahim dan Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Fakultas Syariah, Fakultas Syariah IAIN Ponorogo memaparkan misi dan visinya. Di hadapan orang tua mahasiswa baru, Bapak Dr. H. Moh. Munir, Lc., M.Ag. selaku dekan Fakultas Syariah menyampaikan visi misi fakultas yang dinahkodainya . Bertempat di Graha Watu Dhakon acara tersebut dihadiri oleh ratusan orang tua mahasiswa baru dari Fakultas Syariah IAIN Ponorogo.

Acara dimulai dengan suscces story yang pada kali ini dibawakan oleh Drs. Muslim, SH,.MH. Succes Story diharapkan memberikan inspirasi mengenai keberhasilan Fakultas Syariah di dunia kerja . Bapak Muslim, beliau yang sekarang menjadabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Ngawi menceritakan bagaimana kampus IAIN Ponorogo ini telah berkontribusi banyak terhadap perjalananya. “Cerita success story ini lebih kepada cerita kehidupan saya. Saya anak petani dari pingiran selatan kota Ngawi. Dengan kehidupan yang pas pasan. Namun peran orang tua sangat penting, hingga membawa saya seperti sekarang ini” demikian kurang lebih apa yang dikatakan beliau. Pada dasarnya, menyambungkan komunikasi antara orang tua dan mahasiswa sangatlah penting. Kemudian beliau merasa bangga pernah mengenakan almamater kampus ini. Di seluruh Pengadilan Agama di Jawa Timur pasti ada alumni IAIN Ponorogo. Bahkan tercatat setidaknya ada 13 orang sekarang yang menjadi pimpinan. Jadi selama ini, beliau bisa mengatakan bahwa IAIN Ponorogo menjadi produk hakim agama di Jawa Timur.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh orang tua mahasiswa, Bapak H. Harsono, S.Pd, M.M. Perwakilam orang tua dari mahasiswa ini menyampaikan, “Kita harus total untuk mendukung  anak kita menimba ilmu di sini. Kuliah di sini merupakan kawah Candra Dimuka, yang akan membangun jiwa dan raga anak kita nanti”. Beliau memberikan semangat kepada orang tua mahasiswa lain yang hadir dalam acara ini untuk terus mendukung putra putrinya kuliah di IAIN Ponorogo ini

Menjadi fakultas yang menghasilkan sarjana hukum yang unggul dalam bidang keluarga Islam dan hukum ekonomi Syariah pada tahun 2022. Demikian adalah visi dari Fakultas Syariah IAIN Ponoroo. Sebagai pembicara utama dalam acara ini, bapak dekan menjelaskan bahwa banyak sekali keunggulan yang dimiliki oleh Fakultas Syariah. Seperti dimana sekarang lulusan Fakultas Syariah sudah bergelar S.H. Hal tersebut semakin membuka peluang dari produk lulusan Fasya untuk bisa bekerja di berbagai bidang nantinya. Sebagai contoh, dengan bergelar Sarjana Hukum, maka alumni Fasya bisa masuk ke Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama. Namun berbeda jika Sarjana Hukum yang bukan produk Syariah, maka tidak bisa masuk ke Pengadilan Agama, hanya bisa bekerja di Pengdalian Negeri saja. Inilah salah satu yang menjadi nilai lebih dari lulusan Fakultas Syariah.

Pada sesi ini, selanjutnya Bapak Munir, panggilan akarab beliau menjelaskan secara detail apa yang menjadi program-program dari Fakultas Syariah IAIN Ponorogo. Banyak hal yang diutarakan oleh beliau, mulai dari kompetensi kelulusan, kurikulum mahasiswa, fasilitas Fakultas Syariah, hingga prestasi-prestasi yang pernah diraih. Pada akhir acara, beliau menekankan hal penting adalah adanya dukungan penuh dari orang tua wali mahasiswa. Baik dukungan moril maupun dukungan materil. Menurut beliau, menjadi orang tua mahasiswa itu juga perlu berjuang untuk anaknya. Terutama untuk kebutuhan berkuliah. Agar anaknya bisa berkuliah dengan prestasi baik dan lulus dalam waktu yang semestinya. (Humas IAIN Ponorogo)

 

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

ASESMEN PEMETAAN KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRASI IAIN PONOROGO

Sebuah uji kompetensi mutlak dilakukan, guna terus meningkatkan kinerja sebuah instansi. Hal tersebutlah yang menjadi tujuan asesmen pada IAIN Ponorogo. Kegiatan penilaian ini berlangsung selama dua hari, Kamis – Jumat, 24 – 25 Oktober 2019. Bertempat di kampus II, beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran IAIN Ponorogo dilakukan penilaian oleh Biro Kepegawaian dari Kementerian Agama.

Dalam sambutanya Bapak Syahrudin, S.Ip., M.M. , selaku Kepala Bagian Asesmen dan Bina Pegawai Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, penilaian yang dilakukan meliputi beberapa aspek, yaitu kwalikasi, kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas. Lebih lanjut, beliau menjelaskan melalui asesmen ini diharapkan ASN memiliki beberapa kompetensi, yaitu kompetensi social culture, kompetensi secara teknis, dan manajemen talenta. Manajemen talenta di sini guna mencapai SDM yang unggul. “Asesmen di sini merupakan pemetaan, sebagai langkah awal untuk mendapatkan bentuk manajemen talenta. Manajemen talenta di sini guna mendapatkan SDM yang unggul.”, demikian penjelasan beliau. Mimpi di biro kepegawaian yang beliau pimpin adalah mewujudkan SDM unggul guna bisa meraih mimpi yang lebih luas yaitu PNS di Kemenag harus lebih unggul dari yang lain.

Sementara itu, Bapak Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag. selaku perwakilan pejabat IAIN Ponorogo yang dalam kesempatan ini juga membuka acara mengatakan, bahwa melalui asesmen ini diharapkan nantinya didapatkan objektifitas sebuah penilaian. Karena penilaian ini dilakukan oleh pihak independent. “dari pimpinan, asesmen kali ini diharapkan mendapatkan hasil yang maksimal. Sebagai evaluasi IAIN Ponorogo ke depannya”, kata beliau.

Asesmen atau penilaian di lingkungan IAIN Ponorogo ini berlangsung dua hari. Adapaun bentuk penilaian yang dilakukan melalui dua bentuk, yaitu LGD dan wawancara pribadi. Dalam LGD atau Leadership Group Discussion, dikumpulkan beberapa orang dalam sebuah ruangan. Kemudian mereka melakukan sebuah diskusi bersama terhadap sebuah contoh persoalan yang diberikan oleh tim asesor. Selanjutnya tim asesmen melakukan penilain terhadap jalannya diskusi tersebut. Sedangkan dalam sesi wawancara personal, setiap individu ASN diwancarai satu-persatu oleh tim asesmen.

Kesemua bentuk kegiatan tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memberikan data penilain yang objektif. Asesmen ini diharapkan bisa meningkatkan ASN di lingkungan IAIN Ponorogo.   (Humas IAIN Ponorogo)

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

 

IAIN Ponorogo Bersama Kemenag Ikut Memfasilitasi MGMP Kimia se-Wilker Madiun

Ponorogo-Dalam rangka menyiapkan instruktur untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru mata pelajaran, direktorat guru dan tenaga kependidikan madrasah telah melaksanakan kegiatan “Pelatihan Calon Instruktur PKB Guru Kimia Madrasah Aliyah Provinsi Jawa Timur” di Malang pada tanggal 17 s.d 20 September 2019. Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut peserta pelatihan akan melakukan diseminasi hasil kegiatan kepada Guru Kimia Madrasah Aliyah di wilayahnya dalam wadah musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) kimia Madrasah Aliyah.

Rektor IAIN Ponorogo Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag. bersama Kasi Mapenda Kemenag Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, dan Pacitan membuka kegiatan MGMP Kimia se-wilker Madiun

Sehubungan dengan hal tersebut, Senin kemarin (21/10) diselenggarakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kimia (MGMP KIMIA) se-wilayah kerja Madiun dengan judul Diseminasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk Guru Kimia dengan narasumber Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag. selaku Rektor IAIN Ponorogo, Dr. Wirawan Fadli, M.Pd selaku kajur tadris IPA IAIN Ponorogo serta tim PKB Guru Kimia se-wilayah kerja Madiun. Bertempat di Aula Pascasarjana lt. 3 IAIN Ponorogo, kegiatan yang melibatkan Kementrian Agama dan guru-guru Kimia Madrasah Aliyah negeri dan swasta di seluruh wilayah Karesidenan Madiun ini dihadiri oleh 70 orang.

Dr. Wirawan Fadli, M.Pd selaku Kajur Tadris IPA IAIN Ponorogo memberikan materi dalam MGMP Kimia se-wilker Madiun

IAIN Ponorogo dalam hal ini diminta untuk memberikan pendampingan terhadap pendidikan keprofesionalan berkelanjutan guru. peserta yang sudah bersertifikasi pendidik merupakan tindak lanjut dr kegiatan PPG dan PLPG. Melalui kegiatan ini diharapkan, nantinya PKB akan dilakukan di semua mata pelajaran di kemenag serta terciptanya sinergi antara perguruan tinggi, guru, dan pemerintah. (Humas IAIN Ponorogo)

Selengkapnya kunjungi

Website : www.iainponorogo.ac.id

Facebook : IAINPonorogo

Instagram : @humas_iain_ponorogo

Twitter : @Ponorogo_IAIN

Peran Santri di-era Perkembangan Informasi

IAIN Ponorogo – Setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional, dengan mengusung tema “Santri Sebagai Garda Depan Pembela Moderasi Islam dan NKRI” IAIN Ponorogo memperingati dengan mengadakan Sholat Istisqo’ untuk meminta turun hujan. Peringatan kali ini diikuti oleh seluruh civitas akademika IAIN Ponorogo mulai dari Mahasiswa, Dosen dan Karyawan.

“Sholat Istisqo’ dibarengi dengan peringatan hari santri Nasional 2019. Kita semua santri, kampus kita itu pesantren, karna tempat belajar agama. Memang bukan pondok pesantren, tapi kita semua santri yang belajar agama dengan tulus dan ikhlas.” Tutur Rektor IAIN Ponorogo Dr. Hj. S Maryam Yusuf, M.Ag.

Drs. H. M. Muhsin, MH selaku khotib Sholat Istisqo’ mengatakan “sebagai seorang santri di zaman perkembangan informasi yang sangat pesat, kita harus menjadi santri yang cerdas. Dengan memfilter segala informasi yang kita terima dan tidak serta merta menyebarkannya sebelum ada pembenaran.”

Santri sebagai garda depan pembela moderasi islam dan NKRI, harus ditanamkan dengan sungguh-sungguh. Dengan perkembangan zaman yang selalu dinamis, santri harus dapat mengikuti perkembangan zaman. Namun tidak boleh lupa dengan kewajiban dan tanggung jawab sebagai seorang santri. Jangan sampai karena perkembangan zaman kita melupakan jati diri sebagai seorang santri. (Humas IAIN Ponorogo)

 

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

Mahasiswa Tadris IPA berhasil membawa nama IAIN Ponorogo menjadi satu-satunya PTKIN yang masuk 5 besar nasional.

 

IAIN Ponorogo – Satu lagi yang patut dibanggakan dari IAIN Ponorogo. Mahasiswa Tadris IPA berprestasi dengan menjadi juara Harapan 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Phoenix di Universitas Airlangga PSDKU Banyuwangi. Acara berlangsung mulai tanggal 18 sampai dengan 20 oktober 2019 di Aula Minakjinggo Banyuwangi ini. Lomba nasional kali ini menjadi pembuktian prestasi mahasiswa IAIN Ponorogo, dikarenakan IAIN Ponorogo merupakan satu-satunya perwakilan dari PTKIN (Perguruan tinggi Islam Negeri)  yang berhasil masuk 5 besar lomba nasional.

Sekedar info, PSDKU Universitas Airlangga (Program Studi Di Luar Kampus Utama ) ini merupakan program studi dari Universitas Airlangga di Banyuwangi dengan memiliki 4 (empat) Program Studi yaitu S1 Budidaya Perairan, S1 Kedokteran Hewan, S1 Akuntansi, S1 Kesehatan Masyarakat.  PSDKU Universitas Airlangga kali ini mengadakan Lomba karya tulis ilmiah nasional kali ini dengan tema kegiatan : “Kreatifitan dan Inovasi  Mahasiswa Sebagai Upaya Preventif Dampak Perubahan Iklim di Bidang Kesehatan Guna Mencapai SDG’s 30”.

Mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama IAIN Ponorogo ialah atas nama Lyca Rahmawati Wakhidah, Zumrotun Nisairrosyidah, dan Erlyza Martiwi. Melalui karya ilmiah mereka dengan judul “Penggunaan Eco Paving dalam Industri Bangunan sebagai Upaya Penanggulangan Limbah pada Lingkungan”, ketiga mahasiswa kebanggan tadris IPA ini tampil luar biasa dalam ajang sekaliber nasional.

Seperti disebutkan di atas, IAIN Ponorogo berhasil menjadi PTKIN yang mampu menerobos 5 besar Nasional. Dengan hanya di bawah dari beberapa universitas besar, seperti Juara satu dari Unair, Juara dua dari Unej, Juara tiga dari IIK Strada Kediri, dan Harapan 1 dari UPN Veteran Jakarta. IAIN Ponorogo berhasil menjadi satu-satunya kampus PTKIN yang masuk 5 besar denegan meraih Juara Harapan 2.

Kesemua prestasi yang membangggakan tersebut tak lepas dari bimbingan yang luar biasa dari dosen Tadris IPA IAIN Ponorogo, Rahmi Faradisya Ekapti, M.Pd. Beliau dengan baik mampu membimbing mahasiswanya. Baik ketiga mahasiswa beserta dosen pembimbing tadi telah membuktikan bahwa IAIN Ponorogo mampu bersaing secara nasional, khusunya dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah. Apresiasi luar biasa patut kita sematkan kepada meraka atas prestasi ini. Selain itu dorongan semangat wajib kita berikan untuk terus dapat mengharumkan nama kampus ke depannya. (Humas IAIN Ponorogo)

 

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

Berdoa turun hujan, IAIN Ponorogo melaksanakan Sholat Istiqo’

IAIN Ponorogo – kekeringan melanda sejumlah wilayah tak terkecuali di daerah Ponorogo, beberapa desa mengalami kekeringan dan air yang sudah berkurang akibat dari kemarau yang berkepanjangan. Senin (21/10) IAIN Ponorogo mengadakan Sholat Istisqo’ dengan memperbanyak istighfar di halaman parkir Fakultas Syariah kampus 2 untuk mengharap turunnya hujan.

“Dengan melaksanakan Sholat Istisqo’ dengan banyak membaca Istighfar dan tidak bermewah-mewahan, kita berharap akan turunnya hujan di musim kemarau yang berkepanjangan,” tutur Dr. Hj. Siti Maryam  Yusuf. M.Ag selaku rektor IAIN Ponorogo. Dengan diikuti civitas Akademika IAIN Ponorogo mulai dari Mahasiswa, Dosen, dan Karyawan berharap akan turun hujan setelah melaksanakan sholat Istisqo’.

Sholat Istisgo’ kali ini dipimpin oleh Dr. H. Abdul Mun’im Saleh, M.Ag selaku dosen dan juga Mudir Ma’had al-Jami’ah IAIN Ponorogo. Khotib kali ini Drs. H. M. Muhsin, MH selaku Plt. Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 dengan diawali memperbanyak membaca Istighfar dan dilanjutkan dengan sholat Istisqo’ sekitar pukul 08.00.

Drs. H. M. Muhsin, MH selaku khotib berpesan “sebagai manusia kita hanya bisa memohon dan meminta kepada Allah SWT kemarau yang berkepanjangan seperti saat ini, kita hanya bisa memperbanyak doa, memohon dan meminta kepada Allah SWT untuk mengharap turunnya hujan”. Semoga setelah dilaksanakan sholat Istisqo’ hujan segera turun dan kemaru berkepanjangan bisa berhenti. (Humas IAIN Ponorogo).

(Humas IAIN Ponorogo)

Visit us at:
Website : www.iainponorogo.ac.id
Facebook : IAINPonorogo
Instagram : @humas_iain_ponorogo
Twitter : @Ponorogo_IAIN

Translate »