Menu Tutup

WISUDA DRIVE THRU, SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19

Ponorogo, 4 November 2020. Wisuda IAIN Ponorogo kali ini dilakukan dengan berbeda. Di tengah pandemic maka diperlukan protocol kesehatan sebagai upaya preventif bersama dalam penanggulangan bahaya Covid-19. Hal ini juga yang dilakukan oleh IAIN Ponorogo guna terus tetap melanjutkan kegiatan sebagai sebuah institusi kampus. Dalam kesempatan kali ini, IAIN Ponorogo menyelenggarakan wisuda dengan bentuk yang berbeda, yaitu dengan konsep Drive-Thru.

Pemilihan konsep drive-thru ini sebagai upaya guna meminimalisir berkumpulnya banyak masa di satu tempat dan dalam waktu yang bersamaan. Protocol Kesehatan juga diterapkan dengan baik, diterapkan mulai dari segenap civitas akademika IAIN Ponorogo, para pesereta wisuda sampai pada stakeholder lain yang ikut dalam acara ini. Semua menggunakan alat pelindung diri seperti masker, faceshield, dan sarung tangan/handscoon. Wisuda kali ini juga dilakukan di tempat terbuka, yaitu di area Kampus II.

Persiapan dimulai dengan pemberian peraturan yang ketat kepada para peserta wisuda. Salah satunya adalah penggunaan tes rapid dengan hasil non reaktif sebagai salah satu syarat mengikuti wisuda ini. Sebelum memasuki area wisuda, para peserta diwajibkan memberikan hasil tes rapid kepada panitia. Selain itu juga diperika alat pelindung dirinya dan juga semua pengantar wisuda. Setelah itu peserta baru boleh masuk area dengan mengikuti protocol yang telah diterapkan.

Sesampainya di panggung wisuda, peserta juga tidak melakukan jabat tangan dengan rektor sebagaimana wisuda-wisuda sebelumnya. Pemberian selamat oleh rektor juga hanya dilakukan dengan salam dari jarak jauh. Semua ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap menyebarnya Covid-19 ini. Setelah selesai acara , Ibu Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag. selaku rektor IAIN Ponorogo menyampaiakn bahwa acara ini bagus dilakukan. “Bagus, acara ini bagus. Baru pertama dilakukan di tengah pandemic ini”. Selamat kepada Wisudawan Wisudawati kali ini, dengan segala keterbatasan di era pandemi ini semoga tidak mengurangi berkah keilmuan. Semoga sukses selalu.

BERITA TERKAIT

Translate »